Heterogenitas Tumor: Mengapa Satu Biopsi Mungkin Tidak Mewakili Seluruh Kanker
Tumor bukanlah suatu massa seragam yang terdiri dari sel-sel identik. Ini berisi subpopulasi yang berbeda secara genetik yang berbeda antar wilayah tumor yang sama dan berubah seiring waktu. Heterogenitas ini adalah alasan mendasar mengapa hasil uji molekuler hanyalah gambaran singkat, bukan gambaran lengkap.
Jawaban Cepat
Tumor bukanlah suatu massa seragam yang terdiri dari sel-sel identik. Ini berisi subpopulasi yang berbeda secara genetik yang berbeda antar wilayah tumor yang sama dan berubah seiring waktu. Heterogenitas ini adalah alasan mendasar mengapa hasil uji molekuler hanyalah gambaran singkat, bukan gambaran lengkap.
Dari Mana Heterogenitas Berasal
Saat tumor tumbuh, sel mengakumulasi mutasi pada waktu yang berbeda. Beberapa terdapat pada setiap sel kanker (truncal atau klonal) karena terjadi lebih awal; yang lainnya hanya ada dalam subset (cabang atau subklonal) karena muncul kemudian dalam satu garis keturunan.
Pola evolusi yang bercabang ini berarti tumor lebih baik dianggap sebagai pohon klon terkait dibandingkan sebagai genotipe tunggal.
Heterogenitas Spasial
Studi pengurutan multiregion menunjukkan bahwa bagian berbeda dari tumor yang sama dapat membawa mutasi subklonal yang berbeda, dan bahwa faktor pendorong yang ada di satu wilayah mungkin tidak ada di wilayah lain.
Biopsi jarum tunggal mengambil sampel dalam volume kecil dan oleh karena itu mungkin kehilangan subklon yang penting secara klinis, misalnya mutasi resistensi yang hanya terjadi di satu area.
Heterogenitas Duniawi
Perawatan menerapkan tekanan selektif. Terapi dapat mengecilkan sebagian besar tumor yang sensitif sementara subklon kecil yang resisten berkembang, sehingga genotipe dominan tumor pada perkembangan berbeda dengan genotipe dominan pada saat diagnosis.
Inilah sebabnya mengapa biopsi berulang atau tes DNA tumor yang bersirkulasi saat terjadi perkembangan seringkali lebih informatif daripada mengandalkan hasil asli.
Penggerak Klonal vs Subklonal
Apakah suatu perubahan bersifat klonal atau subklonal mempengaruhi penafsirannya. Penggerak klonal adalah target yang ada di setiap sel kanker; perubahan subklonal mungkin hanya menjelaskan sebagian dari penyakit dan menargetkannya mungkin akan menyebabkan klon lain tumbuh.
Beberapa analisis, misalnya beban mutasi tumor sebagai biomarker imunoterapi, menyarankan fraksi klonal dari sinyal lebih penting daripada totalnya.
Catatan Interpretasi
Hasil negatif untuk mutasi tertentu tidak menjamin mutasi tersebut tidak ada di tempat lain pada tumor, khususnya dari sampel kecil atau pada satu lokasi.
Jika tersedia, varian fraksi alel dan perkiraan klonalitas membantu mengukur apakah suatu temuan mewakili keseluruhan tumor atau sebagian darinya.
Poin Penting
- ·Tumor berevolusi sebagai pohon bercabang dari klon terkait, bukan genotipe tunggal.
- ·Daerah tumor yang berbeda dapat membawa mutasi subklonal yang berbeda.
- ·Perawatan memilih subklon yang resisten, mengubah tumor seiring waktu.
- ·Penggerak klonal terdapat di setiap sel kanker; yang subklonal tidak.
Tempatkan gen-gen ini dalam konteks jalur
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa gagasan utama dalam Heterogenitas Tumor: Mengapa Satu Biopsi Mungkin Tidak Mewakili Seluruh Kanker?
Tumor bukanlah suatu massa seragam yang terdiri dari sel-sel identik. Ini berisi subpopulasi yang berbeda secara genetik yang berbeda antar wilayah tumor yang sama dan berubah seiring waktu. Heterogenitas ini adalah alasan mendasar mengapa hasil uji molekuler hanyalah gambaran singkat, bukan gambaran lengkap.
Apa yang harus dipertahankan dengan hasil atau mekanismenya?
Daerah tumor yang berbeda dapat membawa mutasi subklonal yang berbeda. Perawatan memilih subklon yang resisten, mengubah tumor seiring waktu. Penggerak klonal hadir di setiap sel kanker; yang subklonal tidak.
Referensi
- 1Heterogenitas intratumor dan evolusi bercabang diungkapkan oleh pengurutan multiregion. Jurnal Kedokteran New England, 2012. PubMed
- 2Evolusi klonal populasi sel tumor. Ulasan Alam Genetika, 2015. PubMed
- 3Meta-analisis mekanisme sensitisasi intrinsik tumor dan sel T terhadap penghambatan pos pemeriksaan. Sel, 2021. PubMed
- 4Evolusi kanker: Darwin dan seterusnya. Jurnal EMBO, 2022. PubMed
Lanjutkan Membaca
Kemurnian dan Urutan Tumor: Berapa Banyak Kanker dalam Sampel
3 menit membaca
Fraksi Alel Varian: Arti Persentase dalam Laporan
3 menit membaca
Biopsi Cair vs Pengujian Jaringan: Apa yang Dapat Diberitahukan Setiap Sampel kepada Anda
2 menit membaca
Evolusi Klonal dan Ketidakstabilan Genomik pada Kanker
4 menit membaca
Penyakit Residu Molekuler: Menggunakan ctDNA untuk Mendeteksi Kanker yang Tidak Dapat Dideteksi oleh Pencitraan
3 menit membaca
Mutasi Gen Yang Menyebabkan Penyakit
5 menit membaca
Pilih langkah penelitian Anda berikutnya
Beralih dari penjelasan ini ke profil gen, peta jalur, atau pembaruan bukti berikutnya.
EGFR punya 1000+ uji coba yang saat ini dilakukan di ClinicalTrials.gov. Intisari GeneAnalyses merangkum yang baru dan yang diubah setiap hari.